Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Mengkonsumsi Buah

Buah adalah makanan natural yang sehat. Tapi, sehatnya buah bisa menjadi bumerang jika anda memakannya dengan cara yang salah. Cari tahu apa saja Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Mengkonsumsi Buah

Selamat datang kembali di halaman Obat Thrombosis yang tak lain adalah salah satu situs resmi Alfian Herbal yang merupakan agen resmi penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya yang secara profesional telah banyak menerima pesanan dan pengiriman ke seluruh wilayah Indonesia bahkan ke luar negeri dengan sistem pembayaran spesial ‘Kirim Barang Dahulu Setelah Barang Sampai Baru Transfer Pembayaran‘ serta memberikan Garansi Uang Kembali Jika Pesanan Tidak Sampai Ke Tempat Anda. Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan informasi yang mengenai Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Mengkonsumsi Buah. Ingin tahu apa saja? berikut informasinya.

kesalahan-yang-sering-dilakukan-saat-mengkonsumsi-buah

Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Mengkonsumsi Buah — Tips sehat dalam hidup memang menjadi salah satu topik yang sangat penting. Hidup sehat menjadi hal yang sangat penting untuk kehidupan yang lebih baik dalam jangka panjang. Dengan tubuh yang sehat dan kuat maka kita akan terhindar dari berbagi risiko penyakit berbahaya. Menjaga kesehatan tubuh bukan perkara yang sulit untuk dilakukan. Semuan orang pastinya bisa melakukan hal tersebut. Hanya saja tidak semua orang tidak memiliki kesadaran itu.

Mengkonsumsi buah memang seringkali dianjurkan untuk menambah kebutuhan nutrisi tubuh. Buah menjadi makanan yang paling sehat bersama dengan sayur. Hal ini karena buah dan sayur kaya akan kandungan nutrisi seperti vitamin dan mineral. Buah dianjurkan untuk dikonsumsi sehari-hari untuk melengkapi kebutuhan nutrisi tubuh. Akan tetapi seringkali banyak kesalahan yang dilakukan dalam konsumsi buah.

Kesalahan saat makan buah

  • Anda berpikir semua buah sama

Anda mungkin berpikir buah nanas dan bluebery memiliki kandungan yang serupa. Memang, keduanya memiliki rasa yang asam dan manis, namun keduanya mengandung jumlah karbohidrat, gula dan serat yang berbeda.

Menurut Barry Sears, penulis The Mediterranean Zone, buah yang terbaik adalah yang memiliki tingkat polifenol (bahan kimia yang melawan peradangan) tertinggi dan indeks glikemik yang rendah.

Buah yang mengandung indeks glikemik rendah lebih baik untuk dikonsumsi karena mereka lebih lambat dicerna sehingga tidak menyebabkan kenaikan gula darah. Buah blueberry dan buah-buahan lain yang memiliki kulit gelap mengandung polifenol tinggi dan glikemik yang rendah.

  • Terlalu banyak makan buah

Saat Anda menjalani diet, terkadang Anda mengganti peran karbohidrat seperti nasi dengan buah-buahan dan sayuran. Sehingga, Anda pun akan mengonsumsi buah dan sayuran dalam jumlah yang sangat banyak untuk membuat perut kenyang.

Tetapi, buah memiliki gula alami. Jika berlebihan mengonsumsinya, gula alami tersebut akan membanjiri aliran darah dengan glukosa dan kalori yang bisa menaikkan berat badan Anda.

Sebaiknya, makan buah yang telah dipotong sekitar 2 cangkir sehari. Jika Anda makan buah utuh, sebutir apel atau pisang ukuran kecil sudah cukup untuk tubuh Anda tanpa mengkhawatirkan kelebihan gula.

  • Salah mengombinasikan buah

Saat lapar dan belum waktunya makan, Anda mungkin akan memilih dua jenis buah yang besar untuk dimakan. Padahal, Anda tidak mengetahui masing-masing buah dan ukurannya memiliki tingkat kalori yang berbeda. Misalnya, sebuah apel yang besar memiliki 120 kalori, begitupun dengan buah jeruk.

Sebaiknya, Anda mengonsumsi buah apel yang kecil dan buah jeruk yang kecil karena memiliki jumlah kalori yang sama.

  • Tidak menggabungkan dengan protein

Meski buah lebih sehat dibanding permen, tetap saja buah memiliki potensi untuk membuat gula darah Anda naik. Menggabungkannya dengan protein, misalnya keju dan mentega kacang, adalah cara terbaik untuk menstabilkan gula darah.

Buah akan meningkatkan kadar insulin dan protein meningkatkan glukagon hormon. Kedua hormon ini bekerjasama untuk menstabilkan kadar gula darah,” kata Sears.

Protein menjadi bagian penting bagi Anda pengidap diabetes atau riwayat diabetes. Jika tidak menambahkan protein, Anda mungkin mulai merasakan gejala hiperglikemia, seperti detak jantung yang cepat.

  • Tidak membeli buah organik

Memang, harga buah organik lebih mahal dibanding buah biasa, tapi itu sebanding dengan manfaatnya. Menurut penulis Diet Diagnosis, David Nico, sebaiknya Anda membeli versi organik dari buah apel, anggur dan buah-buahan lain yang terpapar pestisida lebih tinggi. Ini bertujuan untuk mengurangi tubuh dari paparan pestisida dan dapat memberikan Anda nutrisi tambahan.

  • Anda membuang kulitnya

Kulit buah mengandung banyak vitamin dan antioksidan. Contohnya kulit apel yang mengandung kaya serat, vitamin c dan vitamin A. Penelitian menemukan bahwa makan buah dengan kulitnya bisa menjadi kunci untuk mengurangi risiko obesitas dan mencegah kanker.

  • Memilih jus buah

Jus buah tidak lagi memiliki serat yang ada pada buah. Padahal, serat bisa memperlambat pelepasan glukosa dalam aliran darah.

Sama seperti jus, smoothie juga bisa merusak kandungan alami dalam buah karena buah dihancurkan halus dalam blender. Buah-buahan kering juga telah merusak nutrisi alami buah karena rentan mengandung pengawet dan gula tambahan.

Baca Juga >> Minuman Yang Merusak Gigi Menurut Dokter Gigi

Nah itulah Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Mengkonsumsi Buah. Segera buang kesalahan diatas untuk mendapatkan manfaat yang maksimak dari buah. Sekian dan semoga bermanfaat.

Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Mengkonsumsi Buah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s